Thursday, February 9, 2012

masih tentang kamu (sayang)

ternyata rasa itu masih ada :’) aku kira akan berakhir dipertengahan desember itu. tepat disaat hari ulang tahunku. dan sekarang masih di awal februari, yang kata orang bulan penuh cinta.

tenang sayang, perasaanku masih sama kok. entahlah akan berhenti kapan, atau malah akan terus seperti ini :’))

aku hanya ingin menyampaikannya lewat tulisan tidak dengan kata-kata. karena aku pasti akan gugup jika aku menyampaikannya langsung. melihat matamu dan melihat senyummu. aku pun tak pandai berbicara dihadapanmu. kau pasti sudah tau penyakitku, yang tak pandai mengeluarkan pendapat hingga berdebat denganmu.

aku hanya pandai tersenyum :’> bahkan kadang tertawa mendengar joke-joke garingmu ataupun gombalanmu. mereka (temanku) banyak yang tak tau kalau sebenernya kau itu lucu. tapi, selalu kau sembunyikan di depan mereka. di hadapan mereka, kau cuma diam bahkan terkesan jutek. hahaha. kadang aku ingin mencubit pipimu apabila mukamu sedang begitu. kau terkesan menjaga jarak dengan mereka. kau bahkan hanya sesekali tersenyum, bahkan lebih sering diam.

kau di hadapanku berbeda dengan kau di hadapan mereka. hahaha. ada apa sebenarnya sayang? *ya, dari dulu ingin aku tanyakan ini*

mereka tak tau kalo sebenernya kau ini penghibur di kala aku sedih, mungkin kau tidak menyadarinya. tapi itu benar sayang. kau selalu membuat aku tertawa, bahkan kemampuanmu yang lain adalah kau juga sering membuatku menangis tanpa alasan. kau sering membuatku kangen, aku bahkan tak pernah merasakannya sebelum mengenalmu.

dan kau tau, yang paling bikin aku kesal padamu adalah kau sering membuatku cemburu. cemburu pada seseorang *yah, kau tau siapa dia, tak perlulah aku sebutkan disini* ya, aku bisa marah seharian bahkan kalau tidak salah aku pernah diam selama seminggu. kau kelabakan menghubungiku. hahaha. tapi semua marahku hilang ketika aku bertemu denganmu. kau tau caranya membuatku tersenyum lagi :’>

sebaliknya, setiap aku membuatmu kesal, kau juga selalu diam. tapi, setelah bertemu marahmu pun ikut hilang. kau pernah bilang padaku, “aneh ya, tiap aku ketemu kamu, aku lupa semua marah aku sama kamu.” aku pun begitu sayang.

ya, kita pernah saling melengkapi satu sama lain. kita pernah saling menyakiti. kita pernah saling menyayangi. kita pernah mengalami pasang surut perasaan tapi ternyata kita bisa melewatinya *waktu itu*. dan mungkin kita pernah membuat kenangan yang mungkin akan kita ingat sewaktu tua nanti :’)

jangan lupakan aku ya sayang. mungkin nanti, akan aku ceritakan pada anak-anakku bahwa kau pernah jadi bagian hidupku yang paling berharga. semoga kau tidak keberatan :’))

terima kasih untuk semua pelajaran yang kau berikan untukku. aku belajar menyayangi, aku belajar mencintai, aku belajar bersabar, aku belajar tidak egois, aku belajar untuk setia, dan aku belajar bahwa cinta itu tulus.

No comments:

Post a Comment