Ah, sesuai sekali dengan suasana hati saat ini.
Dan langsung bersemangat untuk menulis lagi :)
Terima kasih.
Ingin mendekat, namun tak bisa.
Ingin menjauh, hati menolak.
Mungkin dua bait kalimat itu tak bermakna bagimu,
namun tidak bagiku.
Dua bait kata itu seolah menggambarkan apa yang kurasakan saat ini.
Tak apalah jikalau kau tak mengerti apa yang kumaksud.
Aku hanya ingin menuangkan semua kata-kata yang tak bisa aku ucapkan.
Hanya itu.
Aku hanya bisa menengok sekilas tentangmu.
Namun tak berani untuk berlama-lama.
Lalu kembali aku palingkan lagi wajahku membelakangimu.
Berpura-pura tak tahu apa yang sedang terjadi.
Diam-diam menghapus semua butiran-butiran air yang jatuh dari kelopak mataku.
Diam-diam pula aku berusaha membuang semua perasaanku.
Dan akhirnya hanya bisa tertawa palsu.
Dulu, aku menyalahkanmu tentang semua yang terjadi.
Sekarang aku tau, memang sudah seharusnya jalan kita begini.
Berjalan di jalurnya masing-masing.
Kamu menuju arahmu.
Dan aku pergi ke arahku.
Akankah suatu hari nanti kita akan bertemu?
Aku tak banyak berharap.
Aku berharap semua kebahagianmu memang untukmu.
Dan semua kebahagianku memang untukku.
Bandung, 13 Juli 2012 -- 16.35
xoxo,
Dita..
