Sunday, September 9, 2012

cepet sembuh, pap!

Cepet sembuh pap, kan lusa mau ulangtaun :')
Orang yang paling jarang sakit, akhirnya tumbang juga.
Selalu ngegampangin penyakit nih :(
Apa-apa cuma dikira masuk angin.

Paling males disuruh ke dokter.
Tapi paling rajin nyuruh-nyuruh kita (kalo lagi sakit) ke dokter.
Selalu khawatir anak-anaknya sakit,
tapi selalu lupa ngejaga kesehatannya sendiri.
Itulah papap.

Baru kali ini liat mamah nangis,
mamah khawatir banget kalo papap kenapa-kenapa.
Cepet sembuh ya pap.
Biar bisa nganterin Dita tes ini-itu lagi.
Cepet pulih lagi,
biar bisa ngurus si Cimit lagi.

Mamah, ade, sama Dita doa'in papap semoga papap cepet sembuh.
Ayo ah diperiksa sama dokter harus mau.
Hahahahaha :')

Friday, September 7, 2012

Mari Memulai (lagi)

Selamat pagi hari baru, selamat pagi juga bulan baru, selamat pagi semuanya :)

Hari ini tiba-tiba ingin melakukan banyak hal dengan teman.
Dan sekarang H-2 dilangsungkannya pernikahan teman sewaktu SMP, Rainy.
Ternyata umur kita sudah setua itu, sudah sesiap itu untuk membuat sebuah keluarga baru kecil.

Jangankan siap membuat keluarga baru, sekarang saja pacar pun tak ada.
Jangan salah sangka ya, ini bukan suatu keluhan di pagi hari.
Ini hanya sebuah ungkapan di pagi hari.

Sudah hampir sebelas tahun yang lalu, aku dan Rainy berteman.
Kita selalu sekelas tapi tidak selalu sebangku.
Kita teman main, teman berbagi cerita, teman berbagi jajanan,
bahkan teman berbagi contekan.
Masa-masa SMP, masa-masa mengenal banyak orang.
Masa dimana mulai berani menyukai lawan jenis.
Masa mulai berani jalan ke mall tanpa orang tua.
Masa dimana kita mulai tumbuh dengan perubahan yang terjadi pada fisik maupun mental kita
(you know what I mean, guys :D)

Banyak yang terjadi pada saat masa-masa SMP,
termasuk menyukai seseorang.
Ya seseorang yang selalu menarik perhatian aku.
Dan selama tiga tahun itu, hanya berani menatap dari jauh saja.

Seorang yang selalu memakai tas hijau,
seorang yang sangat menyukai pelajaran olahraga, terutama sepak bola dan basket.
Seseorang yang berambut jambul,
seseorang yang selalu tersenyum, sehingga gigi gingsulnya kadang terlihat.
Seseorang yang tidak bisa mengatakan 'r'

Sampai sekarang, kami masih berteman.
Dan sampai sekarang pun, aku masih mengetahui beberapa kegiatannya,
bahkan kabarnya pun sesekali aku ketahui.

Tapi, ternyata perasaan yang dulu tumbuh selama tiga tahun itu mulai berubah.
Berubah dari yang tadinya menyukai menjadi biasa-biasa saja.
Waktu yang berubah, aku dan dia yang berubah, lingkungan kita yang berubah,
dan pandangan kita yang berubah.

Ternyata kita semua berubah, dan diumur yang sekarang ini sangat-amat terasa perubahannya.
Bisa perubahan yang positif maupun yang negatif.
Semua orang mulai menapaki jalannya masing-masing.
Ada yang bergerak ke kanan, ke kiri, ke depan bahkan ke belakang.
Semua bergerak melakukan perubahan.
Perubahan yang kadang kita sadari ataupun tidak.
Hingga seseorang menepuk, dan berkata "Kamu mulai berubah ya,"
Ya, kalimat tersebut bermakna ganda.
Bisa dengan mimik tersenyum atau malah sebaliknya.
Dan kita harus siap menerima perkataan tersebut dan mulai menyadarinya.

Hahaha, pagi ini terlalu berat aku membahas tentang perubahan.
Oh iya, bagaimana dengan kopimu? sarapanmu?
Atau apakah rencanamu hari ini?
Semoga semua berjalan sesuai dengan apa yang memang sudah seharusnya terjadi.
Sekali lagi aku ucapkan, Selamat pagi, semoga harimu menyenangkan :)