Wednesday, January 18, 2012

kepada cemburu

masuk surat cinta yang kelima..
sebenarnya surat ini dibikin tadi malem,
tapi baru sempet ngepost sekarang.

hei cemburu,
kenapa kau datang malam ini?
tak bisakah kau menunggu esok hari sewaktu matahari mulai bersinar,
agar aku bisa menyembunyikannya dibalik bayangbayangku.
hei cemburu,
kau tau mengapa aku sebal kepadamu?
kau selalu membuat dadaku sesak,
kau hampir membuat udara yang kuhirup dipenuhi oleh polusi.
aku bahkan hampir kehabisan stok udara yang Tuhan berikan.

hei cemburu, cepat enyahlah dari hadapanku.
pergilah sejauh mungkin, 
sehingga aku tidak bisa melihatmu atau sekedar mengintipmu.
kau tau yang sudah kau perbuat malam ini?
kau meretakkan lagi sebagian hatiku yang sudah retak hingga hampir terlihat patah.

hei cemburu,
aku tegaskan sekali lagi,
pergilah menjauh dari bayanganku.
aku tak ingin kau ada berkeliaran di sekitarku,
membuat otakku hampir saja berhenti bekerja.

hei cemburu,
apa yang bisa kuperbuat untukmu,
sehingga kau bisa enyah dari pikiranku?
kau mau mengambil sebagian kenanganku?
kau memang egois.

baiklah, kita bisa bernegosiasi,
jika kau menginginkan sebagian kenanganku.

tapi tidak sekarang, tidak juga malam besok.
mungkin aku harus memilih milih dulu,
kenangan yang akan aku pertahankan,
dan kenangan yang akan aku buang kepadamu.
aku hanya perlu waktu sedikit lagi.
yah, sedikit.
semoga kau mengerti, hei cemburu..

No comments:

Post a Comment